Selasa, 16 September 2008

LIMOUSINE


HONDA ACCORD

All-new Honda Accord


(05/03/2008) - Awal pekan ini generasi ke delapan Honda Accord diluncurkan dan PT Honda Prospect Motor yakin Accord bisa merajai segmenya seperti model-model Honda lainnya. HPM percaya kunci sukses Accord baru terletak pada disain lebih mewah, dimensi terbesar di kelasnya, fitur-fitur canggih dan mesin paling bertenaga.

Honda Accord pertamakali diluncurkan 1976 dan sejak itu terjual lebih dari 15.1 juta unit di 160 negara.Ramuan karakter sporty dengan balutan tampilan elegan terbukti sukses. Pada generasi terakhir, unsur-unsur itu pertegas membuat Accord baru tampil lebih atletis, kuat tapi tetap elegan.




Honda menerapkan konsep Bigger, Better, Bolder pada Accord baru ini. Artinya, dimensinya lebih besar, teknologi lebih maju dan disain lebih mewah.

Salah satu teknologi maju yang di unggulkan adakan Variable Cylinder Managemen (VCM) yang di aplikasikan pada Accord V6 3.5 liter (Rp 575 juta on the road Jakarta).
Pada prinsipnya teknologi ini mampu mengatur jumlah silinder yang aktif bekerja. Jika mesin butuh daya besar seperti ditanjakan atau akselerasi maka seluruh silinder bekerja. Daya puncak 275ps dicapai pada putaran mesin 6200rpm. Tentu saja pasokan bensinnya menyesuaikan, karena ada enam silinder yang harus di semprot bahan bakar.



Bila kebutuhan daya sedang-sedang saja atau ringan -misal saat menjelajah atau berkendara di kecepatan rendah di jalan datar/menurun- teknologi ini akan menghentikan kerja dua bahkan tiga silinder. Karena jumlah silinder yang bekerja berkurang, pasokan bensin yang disemprotkan juga berkurang. Konsumsi bahan bakar yang dihemat antara 10 - 20 persen dibandingkan mesin 3.5 liter V6 tanpa VCM ( uji Honda di Jepang).

Otomatis pula produksi daya dan torsi (potensi maksimal 34.6kg.m/5000rpm) berkurang. Jika setiap silinder volume ruang bakarnya sekitar 0.6 liter maka pada mode 4 silinder, ruang bakar yang berproduksi hanya 2.4 liter. Jika mode 3 silinder berarti 1.8 liter. "Produksi torsi dan daya kira-kira setara atau mungkin sedikit lebih rendah dengan mesin empat silinder 2.4 liter," kata Jonfis Fandi, Marketing & Aftersales Service Director, PT HPM.



Mesin V6 terdiri dari enam silinder dalam konfigurasi berbentuk V dengan tiga silinder dimasing-masing sisi. Pada Accord, mesin diposisikan melintang sehingga ada tiga silinder di depan tiga silinder lainnya. Anggap silinder di sisi belakang paling kiri sebagai silinder 1 dan kemudian samping kanannya 2 dan 3 maka silinder yang berhadapan dengan silinder 1 adalah silinder 4 dan sebelah kanannya silinder 5 dan 6.

Pada mode tiga silinder yang aktif silinder 1, 2 dan3. Pada mode 4 silinder, dua silinder yang tidak aktif adalah silinder 3 dan 4 yang posisinya bersilang diagonal.

Proses perpindahan mode itu berlangsung cepat, mulus dan tidak terasa. Pengemudi hanya tahu lewat lampu indikator di dashboard. Bila lampu menyala dan terlihat tulisan ECO berarti silinder yang bekerja 3 atau 4.




Teknologi yang juga dijuluki displacement on demand ini tujuannya kompromi kebutuhan power gede sekaligus irit bahan bakar. Bukan cuma Honda yang punya teknologi ini, pemain besar lain juga mengaplikasikan dengan nama masing-masing.
Persoalan utama teknologi seperti ini adalah getaran. Persis sama seperti yang terjadi pada mesin biasa bila salah satu silindernya mati gara-gara busi soak misalnya. Mesin menggelinjang, pincang dan suaranya kasar.

Getaran berlebih mesin diredam Active Control Engine Mounting yang secara cerdas mengubah kekuatan peredaman. Engine mounting ini berupa cairan yang dilengkapi dengan sensor-sensor. Data dari sensor dikirim ke komputer mobil yang kemudian menentukan peredaman yang harus dilakukan saat mesin berpindah mode. "Sistem ini juga bisa memiringkan posisi mesin sedemikian rupa pada kecepatan tinggi untuk memperbaiki distribusi beban," kata Jonfis.



Suara berlebih di bekap Active Noise Control (ANC) yang memantau noise mesin melalui dua microphone active yang kemudian menghasilkan sinyal dengan phase berlawanan dari noise mesin. Ketika dua gelombang dengan phase berlawanan ini berinteferensi, maka keduanya saling menghapus.

Tentu saja VCM bukan pemain tunggal dalam mereduksi konsumsi bahan bakar dan memperbaiki kualitas emisi.Fitur-fitur lain di dedikasikan untuk itu. Diantaranya undercover sheet yaitu plat aerodinamika yang ditanam pada bagian bawah kendaraan untuk mengurangi gejala lifting dan noise. Disain bagian bawah dibuat rata sehingga aerodynamic drag berkurang 10% dibandingkan pendahulunya.



Honda mengadopsi Variable Gear Steering (VGR) agar Accord lebih lincah di kecepatan rendah dan presisi di kecepatan tinggi. Hal itu dilakukan dengan mengubah rasio gigi dari kemudi secara otomatis berdasarkan kecepatan kendaraan.

Sebagai sedan yang dipromosikan naik kelas ke full-size sedan, Accord baru dengan kemewahan seperti yang diharapkan ada pada sedan-sedan lain dikelasnya. Penumpang dimanjakan lewat fitur-fitur canggih, pernik-pernik hiasan dari aneka material, serta kursi yang makin ergonomis. Tentu saja dengan dimensi lebih besar, interior space juga makin lapang.



Selain mesin 3.5 liter, Accord juga menawarkan mesin 2.4 liter 180ps atau 10ps lebih tinggi dari model sebelumnya. Torsi maksimalnya 22.6kg.m/4300rpm. Harga yang ditawarkan (on the road Jakarta):

Accord VTi M/T Rp 380 juta
Accord VTi A/T Rp 395 juta
Accord VTiL A/T Rp 428 juta
Accord 3.5 V6 Rp 575 juta

TOYOTA CROWN

Toyota Crown Royal 2005
Generasi ke-12 Crown ini menampilkan disain eksterior yang menggabungkan unsur Eropa, Amerika, dan Jepang. Crown juga memiliki kelengkapan teknologi terbaik di kelasnya.

Senin, 25 April 2005

Two Thumbs Up

Sejarah panjang menyertai sepak terjang Crown di pasaran dunia. Keberadaannya sebagai mobil mewah keluaran Toyota sejak 1955 sudah sangat mapan dan memiliki banyak penggemar fanatik di seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia. Mobil ini kerap dijadikan sebuah simbol status sosial seseorang, contohnya kalangan pejabat atau sekelasnya.

Berbagai penyempurnaan mewarnai Crown Royal (CR) 2005 yang diperkenalkan pertama kali pada akhir tahun lalu, tepatnya Desember 2004. Toyota mengatakan, bahwa CR 2005 adalah Zero Crown. Pembuatannya benar-benar dilakukan dari awal menuju ke titik yang lebih baik daripada varian Crown yang pernah dibuat. Generasi ke-12 Crown ini menawarkan konsep “quiet to lively” yang dapat diartikan, setiap penumpang akan dimanjakan dengan kenyamanan, keeleganan, kelincahan, dan keamanan terbaik yang terkemas dalam sebuah kemewahan.

DISAIN DAN RANCANG BANGUN
CR 2005 menawarkan lekuk bodi yang elegan dan dinamis dengan proporsi seimbang antara panjang, tinggi, dan lebar. Menyimak disain dengan seksama, CR 2005 asal Jepang ini memiliki disain yang merupakan pembauran dari tiga ciri, yakni Eropa, Amerika, dan Jepang.

Nuansa keeleganan Eropa terlihat dari garis sisi bodi bagian belakang yang lekuknya menggembung dan siku mirip keluarga Volvo S. Sementara nuansa Eropa tampak pula pada bagian bagian bonnet, yakni pada kap mesin yang berbaur dengan gril depan yang agresif ala Cadillac asal Amerika. Nuansa Jepang sendiri hadir pada buritan yang tampak memiliki disain minimalis. Bila dicermati modelnya mirip varian Toyota lainnya, yakni All New Corolla. Ada 2 pernyataan yang tepat untuk menyimpulkan disain eksterior CR 2005 ini. Pertama dengan gabungan unsur Eropa dan Amerika, sepertinya CR 2005 kehilangan identitasnya sebagai kendaraan produksi negeri Sakura. Kedua, di sisi lain gabungan disain tersebut dianggap mampu memuaskan selera konsumen di seluruh belahan dunia. Di balik disain, CR 2005 dilengkapi rangka bodi GOA (Global Outstanding Assessment) yang mampu meredam benturan dan struktur kabin juga diperkuat rangka untuk meminimalkan benturan.

Jantung keunggulan CR 2004, adalah penerapan teknologi sistem kelistrikan 42 Volt. Tegangan ini dicapai saat mesin bekerja, sementara tegangan aki sesungguhnya hanya 36 Volt. Tegangan tersebut mampu menghasilkan arus yang besar. Akibatnya, memungkinkan untuk menggunakan perangkat electromotor pada setiap perangkat yang awalnya digerakkan langsung oleh putaran mesin.

Pada CR 2005, sistem kelistrikan bertegangan 42 volt memiliki daya hingga 8 kilowatt, atau jauh lebih besar daripada aki 12 Volt yang daya listriknya sebesar 2,8 kilowatt hingga 3 kilowatt. Besarnya arus memungkinkan untuk penggunaan electromotor sebagai sumber penggerak bagi masing-masing perangkat, seperti kompresor AC, oil pump, water pump, power steering, serta pengatur buka tutup katup. Dengan demikian, tentunya kerja mesin menjadi lebih ringan dengan getaran dan noise mesin menjadi lebih halus, dan tentunya berdampak hemat BBM.

Kerja electromotor diatur melalui ECU yang memungkinkan kinerja perangkat menjadi efisien karena mampu diatur sesuai kebutuhan. Sebagai contoh, water pump bekerja apabila suhu udara panas dan saat idle saja. Atau, power steering bekerja pada saat kendaraan melaju pada kecepatan rendah atau parkir. Selain hemat BBM, penggunaan electromotor memiliki keuntungan tenaga yang lebih besar dan ramah lingkungan. Hal tersebut salah satunya didapat dari kinerja buka-tutup yang lebih presisi. Electromotor di sini bekerja menggantikan perangkat camshaft yang selama ini bekerja sebagai penggerak buka-tutup katup. Hasilnya tentunya lebih baik dengan buka-tutup yang lebih presisi. Ramah lingkungan juga didapat pada katalitik konverter yang dilengkapi pemanas. Seperti kita ketahui, katalitik konverter umumnya bekerja pada saat panas, sehingga belum mulai bekerja pada menit-menit awal kendaraan dihidupkan. Sementara pada CR 2005 katalitik konverter bekerja sejak awal mesin dihidupkan.

Keuntungan lain dari penggunaan sistem kelistrikan bertegangan 42 Volt, adalah efisien bahan baku, contoh instalasi kabel. Untuk mobil mewah konvensional membutuhkan kabel sepanjang 3 mil, 20 terminal, 50 konektor, dan 1.500 sirkit elektronik. Dengan sistem ini hanya membutuhkan 50% bahan baku saja. Dampaknya penggunaan bahan baku yang efisien tentu membuat cost lebih murah dan bobot kendaraan lebih ringan.

Meski memiliki tegangan cukup besar, tegangan 42 Volt masih cukup aman bagi manusia. Pasalnya, ambang batas bawah sengatan listrik baru terasa oleh manusia bila sudah di atas 50 Volt. Secara keseluruhan dengan teknologi ini, CR 2005 masuk dalam kategori mobil mild hybrid. Perbedaan dengan kendaraan hybrid sejati, adalah penggunaan electromotor pada CR 2005 yang belum digunakan untuk memutar roda.

Disain **** Rancang Bangun ****1/2

INTERIOR
Ruang interior CR 2005 kembali menawarkan aroma kemewahan seperti generasi sebelumnya, namun memiliki level lebih tinggi. Hal tersebut utamanya hadir dengan fitur-fitur berteknologi tinggi dengan detail yang mampu memanjakan keseluruhan penumpangnya dengan kenyamanan maksimal.

Sambutan pertama datang dari keseluruhan jok berlapis kulit berkualitas tinggi dengan pengaturan elektrik. Seluruh penumpang dapat leluasa mengatur jok sesuai selera. Pada kokpit, jok pengemudi dilengkapi 3 memori pengaturan, sehingga Anda tak perlu repot-repot mengatur posisi duduk bila terjadi perubahan. Pengemudi juga dapat mengatur posisi jok belakang secara elektrik melalui tuas yang berada di sebelah kanan bawah lingkar kemudi. Fasilitas lain yang tercakup dalam CR 2005 adalah sistem pemanas yang diperuntukkan pada setiap jok.

Penumpang belakang juga memiliki kontrol yang tidak kalah lengkap dengan pengemudi. Akibatnya, bila Anda menggunakan jasa supir, tidak perlu repot-repot memerintahkan supir Anda untuk mengaktifkan fitur-fitur sebagai penunjang kenyamanan selama di perjalanan. Pada jok belakang bagian tengah terdapat lipatan hand rest yang memiliki tuas-tuas pengontrol sistem audio, AC, dan juga tirai yang berada di kaca belakang. Sementara persis di tengah sandaran terdapat mini cool box, yang mampu memuat sedikitnya 4 buah minuman kaleng atau yang lainnya.

Selain terdapat tirai pada bagian belakang, pada kaca belakang juga terdapat tirai dengan pengaturan manual. Dampaknya akan memberikan rasa privasi yang baik bagi penumpang.

Sistem AC dari CR 2005 memiliki cara kerja otomatis dan dilengkapi sensor kelembaban udara kabin serta pengaturan independent pada setiap sisi. Untuk sisi hiburan, sistem audio CR 2005 memiliki kualitas sangat baik yang berasal dari Mark Levinson Premium Sound System dengan 14 spiker. Sistem audio ini memiliki kemampuan memutar DVD, CD, radio, serta TV yang ditampilkan melalui layar 8 inci yang terdapat di tengah dasbor. Bila penumpang ingin mendapatkan aliran udara segar, CR 2005 juga dilengkapi sunroof yang tuas pengoperasiannya terdapat pada plafon tengah bagian depan.

Satu fitur terkini sayangnya tidak dapat dioperasikan dengan maksimal, yakni voice navigation system. Tak lupa, CR 2005 juga memiliki sistem keamanan kendaraan dan keselamatan penumpang. Salah satu sistem keamanannya, adalah smart key yang selain berfungsi sebagai starter juga dapat digunakan sebagai pengaktif alarm yang terintegrasi langsung pada kunci. Untuk menghidupkan mesin, dibutuhkan satu cara mudah. Setelah memasukkan kunci pada rumah kunci, kemudian pengemudi hanya perlu menginjak rem dan memencet tombol start pada dasbor.

Sebagai fitur keselamatan, seluruh jok dilengkapi sabuk keselamatan serta kantung udara pada setiap sudut ruangnya. Satu hal yang menjadi kekurangan ruang interior secara keseluruhan. Yakni, karena CR 2005 yang mobilmotor uji coba adalah versi Jepang, jadi beberapa fitur menjadi agak sulit untuk dioperasikan.

Interior ****

MESIN DAN SISTEM PENGGERAK
CR 2005 dilengkapi mesin 3GR-FSE berkapasitas 3.000 cc. Mesin ini memiliki tenaga dan torsi cukup besar, yakni 255 tk pada 6.200 rpm dan 314 Nm pada 3.600 rpm. Saat beruji coba, akselerasinya terasa mantap di setiap putaran. Hal itu membuatnya lincah ketika diajak bermanuver di seputaran jalan-jalan padat. Agar dapat menggapai kecepatan 0 - 100 km/jam dibutuhkan waktu cukup baik, yakni 8,4 detik. Sayangnya demi faktor keamanan karena keterbatasan tempat pengujian, pengukuran akselerasi 0 - 402 meter urung mobilmotor lakukan. Sebagai gantinya, untuk tetap menguji akselerasi dan reaksi maksimal, jarak 0 - 201 meter akhirnya menjadi pilihan. Hasilnya tercatat cukup baik, raihan waktu yang dicapainya 10,5 detik dengan kecepatan maksimal 114,6 km/jam.

Sementara untuk konsumsi BBM, pihak Toyota mengklaim, bahwa rata-rata konsumsinya tercatat 11,8 km/liter. Hal tersebut tergolong luar biasa, mengingat kapasitas dan kemampuan mesin yang dimiliki oleh CR 2005. Mesin berkolaborasi dengan sistem transmisi otomatis 6 kecepatan dengan sistem super ETC. Sistem transmisi ini memiliki perpindahan gigi sangat halus, dan memiliki sistem triptonic yang benar-benar real manual. Karena ketika diuji coba pada posisi manual, gigi tidak berpindah secara otomatis ketika rpm mencapai cut off. Kinerja rem dengan sistem ABS-nya juga dirasa bekerja sempurna. Hal tersebut benar-benar dibuktikan mobilmotor saat harus menginjak rem mendadak, ketika sebuah motor tiba-tiba memotong lajur yang kami lalui. ABS terasa bekerja pada sentuhan pertama membuat kendaraan dapat dengan presisi dikendalikan.

Mesin ***** Sistem Penggerak ****

STABILITAS, PENGENDARAAN, DAN PENGENDALIAN
Sistem suspensi CR 2005 memiliki setingan tepat untuk dapat mengakomodir semua kebutuhan, baik dalam kenyamanan dan akselerasi. Stabilitasnya tergolong setara dengan sedan-sedan mewah sekelasnya yang berasal dari Eropa, seperti Mercedes-Benz dan BMW. Intinya, setingan medium dari CR 2005 terasa nyaman untuk melalui jalan keriting atau bergelombang, dan cukup rigid kala melewati jalan aspal mulus dengan kecepatan tinggi. Sedikit catatan, gejala-gejala negatif pengendaraan memang tak dipungkiri terjadi. Selama beruji coba, timbul sedikit gejala body roll atau limbung ketika diajak bermanuver pada kecepatan tinggi. Gejala lainnya yang timbul, adalah sedikit understeer saat melibas tikungan.

Stabilitas *** Pengendaraan **** Pengendalian ****

NILAI JUAL
Importir Umum (IU) Victory Prima Motors yang berdomisili di Kelapa Gading Boulevard menawarkan CR 2005 dengan harga Rp975 juta. Harga tersebut dinilai sebanding dengan kelebihan-kelebihan yang diberikan. Bila dibandingkan kompetitor di kelasnya, seperti BMW seri 5 dan Mercedes-Benz E-class, harga jual CR 2005 masih lebih baik. Hal tersebut didasari oleh kelengkapan-kelengkapan fitur penunjang kenyamanan penumpang yang diberikan oleh CR 2005. Selain itu brand image yang dimiliki Toyota di Indonesia khususnya, tentu memberikan nilai tersendiri bagi CR 2005. Toyota Astra Motor (TAM) sendiri tercatat sudah menjual CR 2005 sebanyak 5 unit, dengan harga Rp1,050 miliar. Varian yang merupakan spesial order ini memiliki keunggulan, karena merupakan versi Inggris. Artinya, kendaraan ini memiliki fitur-fitur yang sudah menggunakan bahasa Inggris. Ketika mobilmotor bertanya kepada salah satu teman di TAM, apakah TAM dapat mengubah software versi Jepang ke Inggris, beliau menjawab, bahwa TAM tidak bisa mengubahnya. Pasalnya, hal tersebut butuh perubahan sistem secara menyeluruh. So, last word say’s,.. the choice is yours.

Nilai Jual ***1/2

HASIL UJI COBA

Akselerasi (detik)

0 – 100 km/jam : 8,4

0 – 80 km/jam : 6

0 – 60 km/jam : 4,1

0 – 40 km/jam : 2,4

0 – 20 km/jam : 1,1

0 – 201 meter : 10,5 detik @ 114,6 km/jam

Kebisingan kabin (dB)

Idle : 40,5

20 km/jam : 49,5

40 km/jam : 54,4

60 km/jam : 59,7

80 km/jam : 60,2

100 km/jam : 62,2

Nilai Uji coba : ****

SPESIFIKASI

MESIN

Tipe : 3GR-FSE

Konfigurasi : V-6

Sistem Katup : DOHC 24 Katup

Kapasitas (cc) : 2.994

DiameterXLangkah (mm) : 87,5x83,0

Tenaga (tk/rpm) : 255/6.200

Torsi (Nm/rpm) : 314/3.600

Rasio Kompresi : 11,5

TRANSMISI
Tipe : 6 A/T Super ECT

SISTEM GERAK RODA
Tipe : 4x2, gerak roda depan

SUSPENSI
Tipe (dpn/blk) : Double Wishbone, per keong dan stabilizer/lengan ayun, per keong

REM
Tipe (dpn/blk) : Cakram berventilasi/Cakram + ABS

DIMENSI

PJG/LBR/TNG (mm) : 4.840/1.780/1.485

Jarak sumbu roda (mm) : 2.850

Trek (dp/blk) (mm) : 1.525/1.520

Berat Kosong (kg) : 1.640

Radius Putar (m) : 5,2

Kapasitas Tangki (liter) : 71

UKURAN BAN
Ukuran (dpn/blk) : 215/60 R 16

HARGA
Rp975 juta

READY STOCK
VICTORY PRIMA MOTORS

Telp : 021-452 4448

PLUS MINUS

Plus : Teknologi canggih, eksterior dinamis, interior mewah dengan kelengkapan kelas atas, handling mantap, mesin bertenaga besar, suara halus, dan brand image kuat.

Minus : Fitur masih menggunakan huruf kanji.

KESIMPULAN
Acungan jempol patut dilayangkan dengan segala kelebihan yang dimiliki Crown Royal 2005. Dibanding kompetitor di kelasnya, fitur-fiturnya terbilang lebih lengkap. Sementara kemampuan lainnya rata-rata seimbang.

KOMPETITOR

BMW 530i
Dimensi : 4.805 X 1.800 X 1.440 mm
Mesin : I-6 DOHC 3.000 cc 228 tk
Harga : Rp910 juta

Mercedes-Benz E-260
Dimensi : 4.818 X 1.822 X 1.452 mm
Mesin : V-6 2.597 cc 177 tk
Harga : Rp851,5 juta

PENILAIAN SUBYEKTIF
JimmyLukita

RANCANGAN

Disain bodi ****

Disain interior ****

Kualitas interior *****

Teknologi ****

KENYAMANAN

Keeleganan interior ****

Kualitas AC *****

Hiburan *****

ERGONOMIS

Akses keluar masuk ***

Kemudahan operasi tombol ****

Posisi duduk depan ***

Posisi duduk belakang *****

PENGENDALIAN

Jalan lurus ****

Slalom ****

Tanjakan ***

STABILITAS

Jalan lurus ***

Jalan tikungan ***

Kebisingan interior *****

Performa mesin *****

NILAI RATA-RATA ****

Penilaian : * = buruk, ** = kurang, *** = cukup, **** = baik, ***** = istimewa

Komentar Penguji

Jimmy Lukita :

- Secara umum disain eksterior tampak elegan dengan lekuk bodi dinamis dan mewah.

- Berbagai terapan teknologi terkini sangat menunjang kenyamanan dan keamanan penumpangnya. Misal, pada ruang interior tampil sangat mewah dengan fitur-fitur pendukung.

- Mesin sangat responsif dan halus. Hal tersebut membuat mobil ini sangat lincah dikendarai di padatnya lalu lintas kota.

- Stabilitas terbilang baik. Gejala negatif pengendaraan memang terjadi, namun masih dalam batas normal. Feeling pengendaraannya setara dengan sedan mewah sekelasnya yang berasal dari Eropa.

- Kompetitor terberat di Indonesia datang dari BMW dan Mercedes-Benz yang sudah memiliki citra baik dalam kelas sedan mewah.

(@riE)

LEXUS SIAP HADAPI MERCEDES

Lexus Siap Hadapi Mercedes

Lexus adalah perusahaan Toyota di Amerika Serikat yang memproduksi mobil-mobil papan atas khusus untuk pasar Amerika Serikat. Debut Lexus diawali 17 tahun lalu dengan diperkenalkannya sedan mewah LS di Detroit Motor Show 1989.

Sedan-sedan mewah keluaran Lexus itu sukses merambah pasar mobil papan atas Amerika Serikat. Bahkan, dalam perkembangan selanjutnya, Lexus juga merambah segmen sport utility vehicle (SUV) yang sangat diminati di Amerika Serikat.

Namun, walaupun sukses lewat sedan mewah LS 400 dan LS 430, tetapi Lexus belum bisa mengalahkan sedan-sedan besar yang memiliki wheelbase panjang yang ditawarkan Mercedes Benz, BMW, Audi, dan Jaguar, baik dari segi ukuran, kehadiran di jalan, maupun prestisenya. Kendatipun sedan-sedan keluaran Lexus itu kadang-kadang melampaui sedan-sedan besar Eropa itu dalam hal keindahan, keandalan, dan kualitas.

Kini, 17 tahun setelah kemunculannya, Lexus juga memasarkan produk-produknya ke luar pasar Amerika Utara, seperti ke Jepang, Eropa, dan bagian dunia lainnya. Untuk itu, kini Lexus siap berhadapan dengan S-Class, Serie 7, A8, dan XJ8. Sebagai senjata pamungkas, Lexus mengandalkan LS 460 dan LS 460L yang memiliki wheelbase panjang. LS 460L adalah Lexus pertama yang memiliki wheelbase panjang. LS 460L berukuran panjang 5,151 meter (sedangkan LS 460 berukuran panjang 5,029 meter), dan wheelbase (jarak as roda depan dan belakang)-nya 3,091 meter (LS 460: 2,969 meter). Lexus mengklaim bahwa model wheelbase yang panjang itu menghadirkan standar kenyamanan dan kemewahan baru di kelas sedan papan atas.

LS 460 dan LS 460L, yang merupakan LS generasi keempat itu, dilengkapi dengan teknologi otomotif terkini dan memiliki kualitas tertinggi di antara semua produk LS yang pernah ada.

Tampaknya LS 460 dan LS 460L dipersiapkan untuk melawan Mercedes Benz S-Class. Untuk menghadapi Mercedes Benz yang memiliki persneling otomatik dengan 7 tingkat kecepatan, LS 460 dilengkapi dengan persneling otomatik pertama yang memiliki 8 tingkat kecepatan. Selain itu, LS 460 dan LS 460L juga dilengkapi dengan advance pre-crash system untuk menghadapi pre-safe system yang merupakan andalan Mercedes Benz. Sama seperti pre-safe, pre-crash pun dapat mengenali secara dini indikasi akan terjadinya kecelakaan, dan segera memfungsikan perlengkapan keamanan preventif untuk menekan risiko seminimal mungkin bagi pengemudi dan penumpang saat kecelakaan benar-benar terjadi.

Namun, beberapa teknologi yang digunakan pada advance pre-crash system pada Lexus LS 460 jauh lebih maju ketimbang pre-safe system.

LS 460 dan LS 460L akan dipasarkan pada bulan September 2007. LS 460 dan LS 460L menyandang mesin berkapasitas 4.6 Liter, 8 silinder dalam konfigurasi V (V8), yang menghasilkan tenaga maksimum 380 PK dan torsi maksimum 502 Nm. Tenaga dan torsi itu kira-kira setara dengan Mercedes Benz 5.5 Liter, V8. Namun, walaupun Lexus ingin mengalahkan Mercedes dalam jumlah gigi persneling, tetapi Lexus enggan bersaing dengan kekuatan mesin yang dimiliki Mercedes.

Pejabat-pejabat Toyota mengatakan, Toyota tidak tertarik untuk bersaing dengan sedan- sedan Jerman dalam angka tenaga maksimum yang dihasilkan mesin, tetapi jika dalam mencapai performa puncak itu soal lain.

LS 460 dan LS 460L, yang menggunakan persneling otomatik dengan 8 tingkat kecepatan, sanggup berakselerasi dari 0-100 kilometer per jam dalam waktu 5,7 detik. Konsumsi bahan bakarnya rata-rata 1 liter untuk menempuh perjalanan sejauh 8 kilometer.

LS 430 yang ada saat ini menyandang mesin berkapasitas 4.3 Liter, V8, serta menghasilkan tenaga maksimum 278 PK dan torsi maksimum 423 Nm, cukup untuk berakselerasi dari 0-100 kilometer per jam dalam waktu 6,1 detik. (JL)

Search :

Berita Lainnya :

·

Lexus Siap Hadapi Mercedes

·

Iroc, Mobil Sport Konsep dari VW

·

Volkner, Rumah Mobil Bergarasi

·

Info Otomotif