Selasa, 16 September 2008

TOYOTA CROWN

Toyota Crown Royal 2005
Generasi ke-12 Crown ini menampilkan disain eksterior yang menggabungkan unsur Eropa, Amerika, dan Jepang. Crown juga memiliki kelengkapan teknologi terbaik di kelasnya.

Senin, 25 April 2005

Two Thumbs Up

Sejarah panjang menyertai sepak terjang Crown di pasaran dunia. Keberadaannya sebagai mobil mewah keluaran Toyota sejak 1955 sudah sangat mapan dan memiliki banyak penggemar fanatik di seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia. Mobil ini kerap dijadikan sebuah simbol status sosial seseorang, contohnya kalangan pejabat atau sekelasnya.

Berbagai penyempurnaan mewarnai Crown Royal (CR) 2005 yang diperkenalkan pertama kali pada akhir tahun lalu, tepatnya Desember 2004. Toyota mengatakan, bahwa CR 2005 adalah Zero Crown. Pembuatannya benar-benar dilakukan dari awal menuju ke titik yang lebih baik daripada varian Crown yang pernah dibuat. Generasi ke-12 Crown ini menawarkan konsep “quiet to lively” yang dapat diartikan, setiap penumpang akan dimanjakan dengan kenyamanan, keeleganan, kelincahan, dan keamanan terbaik yang terkemas dalam sebuah kemewahan.

DISAIN DAN RANCANG BANGUN
CR 2005 menawarkan lekuk bodi yang elegan dan dinamis dengan proporsi seimbang antara panjang, tinggi, dan lebar. Menyimak disain dengan seksama, CR 2005 asal Jepang ini memiliki disain yang merupakan pembauran dari tiga ciri, yakni Eropa, Amerika, dan Jepang.

Nuansa keeleganan Eropa terlihat dari garis sisi bodi bagian belakang yang lekuknya menggembung dan siku mirip keluarga Volvo S. Sementara nuansa Eropa tampak pula pada bagian bagian bonnet, yakni pada kap mesin yang berbaur dengan gril depan yang agresif ala Cadillac asal Amerika. Nuansa Jepang sendiri hadir pada buritan yang tampak memiliki disain minimalis. Bila dicermati modelnya mirip varian Toyota lainnya, yakni All New Corolla. Ada 2 pernyataan yang tepat untuk menyimpulkan disain eksterior CR 2005 ini. Pertama dengan gabungan unsur Eropa dan Amerika, sepertinya CR 2005 kehilangan identitasnya sebagai kendaraan produksi negeri Sakura. Kedua, di sisi lain gabungan disain tersebut dianggap mampu memuaskan selera konsumen di seluruh belahan dunia. Di balik disain, CR 2005 dilengkapi rangka bodi GOA (Global Outstanding Assessment) yang mampu meredam benturan dan struktur kabin juga diperkuat rangka untuk meminimalkan benturan.

Jantung keunggulan CR 2004, adalah penerapan teknologi sistem kelistrikan 42 Volt. Tegangan ini dicapai saat mesin bekerja, sementara tegangan aki sesungguhnya hanya 36 Volt. Tegangan tersebut mampu menghasilkan arus yang besar. Akibatnya, memungkinkan untuk menggunakan perangkat electromotor pada setiap perangkat yang awalnya digerakkan langsung oleh putaran mesin.

Pada CR 2005, sistem kelistrikan bertegangan 42 volt memiliki daya hingga 8 kilowatt, atau jauh lebih besar daripada aki 12 Volt yang daya listriknya sebesar 2,8 kilowatt hingga 3 kilowatt. Besarnya arus memungkinkan untuk penggunaan electromotor sebagai sumber penggerak bagi masing-masing perangkat, seperti kompresor AC, oil pump, water pump, power steering, serta pengatur buka tutup katup. Dengan demikian, tentunya kerja mesin menjadi lebih ringan dengan getaran dan noise mesin menjadi lebih halus, dan tentunya berdampak hemat BBM.

Kerja electromotor diatur melalui ECU yang memungkinkan kinerja perangkat menjadi efisien karena mampu diatur sesuai kebutuhan. Sebagai contoh, water pump bekerja apabila suhu udara panas dan saat idle saja. Atau, power steering bekerja pada saat kendaraan melaju pada kecepatan rendah atau parkir. Selain hemat BBM, penggunaan electromotor memiliki keuntungan tenaga yang lebih besar dan ramah lingkungan. Hal tersebut salah satunya didapat dari kinerja buka-tutup yang lebih presisi. Electromotor di sini bekerja menggantikan perangkat camshaft yang selama ini bekerja sebagai penggerak buka-tutup katup. Hasilnya tentunya lebih baik dengan buka-tutup yang lebih presisi. Ramah lingkungan juga didapat pada katalitik konverter yang dilengkapi pemanas. Seperti kita ketahui, katalitik konverter umumnya bekerja pada saat panas, sehingga belum mulai bekerja pada menit-menit awal kendaraan dihidupkan. Sementara pada CR 2005 katalitik konverter bekerja sejak awal mesin dihidupkan.

Keuntungan lain dari penggunaan sistem kelistrikan bertegangan 42 Volt, adalah efisien bahan baku, contoh instalasi kabel. Untuk mobil mewah konvensional membutuhkan kabel sepanjang 3 mil, 20 terminal, 50 konektor, dan 1.500 sirkit elektronik. Dengan sistem ini hanya membutuhkan 50% bahan baku saja. Dampaknya penggunaan bahan baku yang efisien tentu membuat cost lebih murah dan bobot kendaraan lebih ringan.

Meski memiliki tegangan cukup besar, tegangan 42 Volt masih cukup aman bagi manusia. Pasalnya, ambang batas bawah sengatan listrik baru terasa oleh manusia bila sudah di atas 50 Volt. Secara keseluruhan dengan teknologi ini, CR 2005 masuk dalam kategori mobil mild hybrid. Perbedaan dengan kendaraan hybrid sejati, adalah penggunaan electromotor pada CR 2005 yang belum digunakan untuk memutar roda.

Disain **** Rancang Bangun ****1/2

INTERIOR
Ruang interior CR 2005 kembali menawarkan aroma kemewahan seperti generasi sebelumnya, namun memiliki level lebih tinggi. Hal tersebut utamanya hadir dengan fitur-fitur berteknologi tinggi dengan detail yang mampu memanjakan keseluruhan penumpangnya dengan kenyamanan maksimal.

Sambutan pertama datang dari keseluruhan jok berlapis kulit berkualitas tinggi dengan pengaturan elektrik. Seluruh penumpang dapat leluasa mengatur jok sesuai selera. Pada kokpit, jok pengemudi dilengkapi 3 memori pengaturan, sehingga Anda tak perlu repot-repot mengatur posisi duduk bila terjadi perubahan. Pengemudi juga dapat mengatur posisi jok belakang secara elektrik melalui tuas yang berada di sebelah kanan bawah lingkar kemudi. Fasilitas lain yang tercakup dalam CR 2005 adalah sistem pemanas yang diperuntukkan pada setiap jok.

Penumpang belakang juga memiliki kontrol yang tidak kalah lengkap dengan pengemudi. Akibatnya, bila Anda menggunakan jasa supir, tidak perlu repot-repot memerintahkan supir Anda untuk mengaktifkan fitur-fitur sebagai penunjang kenyamanan selama di perjalanan. Pada jok belakang bagian tengah terdapat lipatan hand rest yang memiliki tuas-tuas pengontrol sistem audio, AC, dan juga tirai yang berada di kaca belakang. Sementara persis di tengah sandaran terdapat mini cool box, yang mampu memuat sedikitnya 4 buah minuman kaleng atau yang lainnya.

Selain terdapat tirai pada bagian belakang, pada kaca belakang juga terdapat tirai dengan pengaturan manual. Dampaknya akan memberikan rasa privasi yang baik bagi penumpang.

Sistem AC dari CR 2005 memiliki cara kerja otomatis dan dilengkapi sensor kelembaban udara kabin serta pengaturan independent pada setiap sisi. Untuk sisi hiburan, sistem audio CR 2005 memiliki kualitas sangat baik yang berasal dari Mark Levinson Premium Sound System dengan 14 spiker. Sistem audio ini memiliki kemampuan memutar DVD, CD, radio, serta TV yang ditampilkan melalui layar 8 inci yang terdapat di tengah dasbor. Bila penumpang ingin mendapatkan aliran udara segar, CR 2005 juga dilengkapi sunroof yang tuas pengoperasiannya terdapat pada plafon tengah bagian depan.

Satu fitur terkini sayangnya tidak dapat dioperasikan dengan maksimal, yakni voice navigation system. Tak lupa, CR 2005 juga memiliki sistem keamanan kendaraan dan keselamatan penumpang. Salah satu sistem keamanannya, adalah smart key yang selain berfungsi sebagai starter juga dapat digunakan sebagai pengaktif alarm yang terintegrasi langsung pada kunci. Untuk menghidupkan mesin, dibutuhkan satu cara mudah. Setelah memasukkan kunci pada rumah kunci, kemudian pengemudi hanya perlu menginjak rem dan memencet tombol start pada dasbor.

Sebagai fitur keselamatan, seluruh jok dilengkapi sabuk keselamatan serta kantung udara pada setiap sudut ruangnya. Satu hal yang menjadi kekurangan ruang interior secara keseluruhan. Yakni, karena CR 2005 yang mobilmotor uji coba adalah versi Jepang, jadi beberapa fitur menjadi agak sulit untuk dioperasikan.

Interior ****

MESIN DAN SISTEM PENGGERAK
CR 2005 dilengkapi mesin 3GR-FSE berkapasitas 3.000 cc. Mesin ini memiliki tenaga dan torsi cukup besar, yakni 255 tk pada 6.200 rpm dan 314 Nm pada 3.600 rpm. Saat beruji coba, akselerasinya terasa mantap di setiap putaran. Hal itu membuatnya lincah ketika diajak bermanuver di seputaran jalan-jalan padat. Agar dapat menggapai kecepatan 0 - 100 km/jam dibutuhkan waktu cukup baik, yakni 8,4 detik. Sayangnya demi faktor keamanan karena keterbatasan tempat pengujian, pengukuran akselerasi 0 - 402 meter urung mobilmotor lakukan. Sebagai gantinya, untuk tetap menguji akselerasi dan reaksi maksimal, jarak 0 - 201 meter akhirnya menjadi pilihan. Hasilnya tercatat cukup baik, raihan waktu yang dicapainya 10,5 detik dengan kecepatan maksimal 114,6 km/jam.

Sementara untuk konsumsi BBM, pihak Toyota mengklaim, bahwa rata-rata konsumsinya tercatat 11,8 km/liter. Hal tersebut tergolong luar biasa, mengingat kapasitas dan kemampuan mesin yang dimiliki oleh CR 2005. Mesin berkolaborasi dengan sistem transmisi otomatis 6 kecepatan dengan sistem super ETC. Sistem transmisi ini memiliki perpindahan gigi sangat halus, dan memiliki sistem triptonic yang benar-benar real manual. Karena ketika diuji coba pada posisi manual, gigi tidak berpindah secara otomatis ketika rpm mencapai cut off. Kinerja rem dengan sistem ABS-nya juga dirasa bekerja sempurna. Hal tersebut benar-benar dibuktikan mobilmotor saat harus menginjak rem mendadak, ketika sebuah motor tiba-tiba memotong lajur yang kami lalui. ABS terasa bekerja pada sentuhan pertama membuat kendaraan dapat dengan presisi dikendalikan.

Mesin ***** Sistem Penggerak ****

STABILITAS, PENGENDARAAN, DAN PENGENDALIAN
Sistem suspensi CR 2005 memiliki setingan tepat untuk dapat mengakomodir semua kebutuhan, baik dalam kenyamanan dan akselerasi. Stabilitasnya tergolong setara dengan sedan-sedan mewah sekelasnya yang berasal dari Eropa, seperti Mercedes-Benz dan BMW. Intinya, setingan medium dari CR 2005 terasa nyaman untuk melalui jalan keriting atau bergelombang, dan cukup rigid kala melewati jalan aspal mulus dengan kecepatan tinggi. Sedikit catatan, gejala-gejala negatif pengendaraan memang tak dipungkiri terjadi. Selama beruji coba, timbul sedikit gejala body roll atau limbung ketika diajak bermanuver pada kecepatan tinggi. Gejala lainnya yang timbul, adalah sedikit understeer saat melibas tikungan.

Stabilitas *** Pengendaraan **** Pengendalian ****

NILAI JUAL
Importir Umum (IU) Victory Prima Motors yang berdomisili di Kelapa Gading Boulevard menawarkan CR 2005 dengan harga Rp975 juta. Harga tersebut dinilai sebanding dengan kelebihan-kelebihan yang diberikan. Bila dibandingkan kompetitor di kelasnya, seperti BMW seri 5 dan Mercedes-Benz E-class, harga jual CR 2005 masih lebih baik. Hal tersebut didasari oleh kelengkapan-kelengkapan fitur penunjang kenyamanan penumpang yang diberikan oleh CR 2005. Selain itu brand image yang dimiliki Toyota di Indonesia khususnya, tentu memberikan nilai tersendiri bagi CR 2005. Toyota Astra Motor (TAM) sendiri tercatat sudah menjual CR 2005 sebanyak 5 unit, dengan harga Rp1,050 miliar. Varian yang merupakan spesial order ini memiliki keunggulan, karena merupakan versi Inggris. Artinya, kendaraan ini memiliki fitur-fitur yang sudah menggunakan bahasa Inggris. Ketika mobilmotor bertanya kepada salah satu teman di TAM, apakah TAM dapat mengubah software versi Jepang ke Inggris, beliau menjawab, bahwa TAM tidak bisa mengubahnya. Pasalnya, hal tersebut butuh perubahan sistem secara menyeluruh. So, last word say’s,.. the choice is yours.

Nilai Jual ***1/2

HASIL UJI COBA

Akselerasi (detik)

0 – 100 km/jam : 8,4

0 – 80 km/jam : 6

0 – 60 km/jam : 4,1

0 – 40 km/jam : 2,4

0 – 20 km/jam : 1,1

0 – 201 meter : 10,5 detik @ 114,6 km/jam

Kebisingan kabin (dB)

Idle : 40,5

20 km/jam : 49,5

40 km/jam : 54,4

60 km/jam : 59,7

80 km/jam : 60,2

100 km/jam : 62,2

Nilai Uji coba : ****

SPESIFIKASI

MESIN

Tipe : 3GR-FSE

Konfigurasi : V-6

Sistem Katup : DOHC 24 Katup

Kapasitas (cc) : 2.994

DiameterXLangkah (mm) : 87,5x83,0

Tenaga (tk/rpm) : 255/6.200

Torsi (Nm/rpm) : 314/3.600

Rasio Kompresi : 11,5

TRANSMISI
Tipe : 6 A/T Super ECT

SISTEM GERAK RODA
Tipe : 4x2, gerak roda depan

SUSPENSI
Tipe (dpn/blk) : Double Wishbone, per keong dan stabilizer/lengan ayun, per keong

REM
Tipe (dpn/blk) : Cakram berventilasi/Cakram + ABS

DIMENSI

PJG/LBR/TNG (mm) : 4.840/1.780/1.485

Jarak sumbu roda (mm) : 2.850

Trek (dp/blk) (mm) : 1.525/1.520

Berat Kosong (kg) : 1.640

Radius Putar (m) : 5,2

Kapasitas Tangki (liter) : 71

UKURAN BAN
Ukuran (dpn/blk) : 215/60 R 16

HARGA
Rp975 juta

READY STOCK
VICTORY PRIMA MOTORS

Telp : 021-452 4448

PLUS MINUS

Plus : Teknologi canggih, eksterior dinamis, interior mewah dengan kelengkapan kelas atas, handling mantap, mesin bertenaga besar, suara halus, dan brand image kuat.

Minus : Fitur masih menggunakan huruf kanji.

KESIMPULAN
Acungan jempol patut dilayangkan dengan segala kelebihan yang dimiliki Crown Royal 2005. Dibanding kompetitor di kelasnya, fitur-fiturnya terbilang lebih lengkap. Sementara kemampuan lainnya rata-rata seimbang.

KOMPETITOR

BMW 530i
Dimensi : 4.805 X 1.800 X 1.440 mm
Mesin : I-6 DOHC 3.000 cc 228 tk
Harga : Rp910 juta

Mercedes-Benz E-260
Dimensi : 4.818 X 1.822 X 1.452 mm
Mesin : V-6 2.597 cc 177 tk
Harga : Rp851,5 juta

PENILAIAN SUBYEKTIF
JimmyLukita

RANCANGAN

Disain bodi ****

Disain interior ****

Kualitas interior *****

Teknologi ****

KENYAMANAN

Keeleganan interior ****

Kualitas AC *****

Hiburan *****

ERGONOMIS

Akses keluar masuk ***

Kemudahan operasi tombol ****

Posisi duduk depan ***

Posisi duduk belakang *****

PENGENDALIAN

Jalan lurus ****

Slalom ****

Tanjakan ***

STABILITAS

Jalan lurus ***

Jalan tikungan ***

Kebisingan interior *****

Performa mesin *****

NILAI RATA-RATA ****

Penilaian : * = buruk, ** = kurang, *** = cukup, **** = baik, ***** = istimewa

Komentar Penguji

Jimmy Lukita :

- Secara umum disain eksterior tampak elegan dengan lekuk bodi dinamis dan mewah.

- Berbagai terapan teknologi terkini sangat menunjang kenyamanan dan keamanan penumpangnya. Misal, pada ruang interior tampil sangat mewah dengan fitur-fitur pendukung.

- Mesin sangat responsif dan halus. Hal tersebut membuat mobil ini sangat lincah dikendarai di padatnya lalu lintas kota.

- Stabilitas terbilang baik. Gejala negatif pengendaraan memang terjadi, namun masih dalam batas normal. Feeling pengendaraannya setara dengan sedan mewah sekelasnya yang berasal dari Eropa.

- Kompetitor terberat di Indonesia datang dari BMW dan Mercedes-Benz yang sudah memiliki citra baik dalam kelas sedan mewah.

(@riE)

Tidak ada komentar: